Produk Ikan Pindang Karawang Ditarget Bisa Tembus Pasar Arab Saudi!

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berharap produk ikan hasil pemindangan di Karawang, Jawa Barat, dapat memenuhi standar ekspor. Jika ini tercapai, KKP optimis produksi tersebut dapat diekspor ke Arab Saudi.

“Mudah-mudahan (bisa ekspor), kebetulan akses di Arab Saudi kami juga sudah bagus,” ujar Direktur Logistik, Berny A Subki, di Cicinde Utara, Karawang, dikutip pada Sabtu (17/12).

Perlu diketahui, pemindangan ikan merupakan teknis pengawetan ikan dengan cara merebus ikan kemudian diberi garam. Proses tersebut berlangsung untuk mengurangi kadar air hingga batas tertentu.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

Berny mengatakan, produk ikan-ikan di Karawang yang kemudian diolah dengan proses pemindangan perlu diberikan perhatian serius dan berkelanjutan. Sebab, terdapat 926 pemindang yang terdiri dari 42 kelompok, di Cicinde.

Selain itu, total produksi ikan pindang di daerah tersebut mencapai 565 ton per bulan, dan dipasarkan ke Karawang dan Subang. Tingginya produksi ikan pindang juga berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja

“Dari ikan pindang saja serapan tenaga kerjanya 1.800-3.000 orang,” ujar Berny.

Pertahankan Mutu

Dia kembali meminta agar pelaku usaha ikan pindang tetap mempertahankan mutu di sepanjang rantai pasok hingga akhirnya dapat menembus pasar ekspor.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR, Dedi Mulyadi yang turut hadir kunjungan kerja KKP, mengaku telah mengidentifikasi persoalan pemindangan di Cicinde Utara.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Dimulai dengan air pembuangan pemindangan ikan, dia akan koordinasikan dengan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup agar segera dibuatkan satu tempat pembuangan limbah menggunakan sistem pipa ke rumah-rumah.

Poin berikutnya terkait mobil pengangkut ikan yang sudah rusak. Terakhir, penguatan dari sisi literasi keuangan. “Ini problem permodalan,” urai Dedy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *