Cinema XXI: Kondisi Bisnis Bioskop Mulai Berangsur Pulih

Cinema XXI memperkirakan antusiasme penonton untuk pergi ke bioskop tampaknya akan meningkat pada tahun 2022.

Dewinta Hutagaol, Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI, mengatakan peningkatan viewership memang terlihat pada tahun 2021, ketika sejumlah film nasional kembali masuk ke layar lebar Indonesia.

Meski belum kembali ke masa pra-pandemi atau 2019, ketika penjualan tiket rata-rata 405.000 tiket per film, kondisi saat ini sudah pulih,” katanya hari ini (19/5).

Hal ini tentunya juga terbantu dengan upaya semua pihak, seperti penanganan pandemi oleh pemerintah dan masyarakat yang semakin patuh terhadap protokol kesehatan.

Berbagai inisiatif juga telah dilaksanakan oleh pemerintah, seperti kampanye ‘Kembali ke Film’ dan dukungan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi industri perfilman nasional.

Lambat laun, kondisi untuk nonton film sub indo di bioskop mulai pulih dan pulih kembali, menghasilkan 2,2 juta penonton untuk film Kukira You Home, 1,7 juta penonton untuk Makmum 2, dan 750.000 penonton untuk Dear Nathan: Thank You Salma.

Banyak penonton mulai menonton film di sekitar liburan Idul Fitri. Film “KKN di Desa Penari” mencatatkan 6.277.019 penonton di bioskop selama 17 hari, sedangkan jumlah penonton untuk film di bioskop XXI mencapai 3.065.557 penonton.

Selain itu, pada Januari 2022, Cinema XXI Bus menghadirkan 1.212 layar di 224 lokasi bioskop di lebih dari 60 kota di seluruh Indonesia. Tujuan kita maju ke masa sebelum Indonesia dilanda pandemi Covid-19,” kata Dewinta.

Cinema XXI berupaya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menghadirkan film-film berkualitas dari dalam dan luar negeri.

Cinema XXI terus memastikan kebersihan seluruh area bioskop, bekerja sama dengan sejumlah mitra untuk menghadirkan promosi menarik dan berinovasi ke XXI Mentiere Reizu.

Dengan cara ini, Kino XXI ingin terus menjadi rumah kedua bagi seluruh pecinta film tanah air,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.